Header Ads Widget

‎MAULID NABI MUHAMMAD SAW - MENELADANI PERJALANAN AGUNG ISRA MI'RAJ

 ‎MAULID NABI MUHAMMAD SAW - MENELADANI PERJALANAN AGUNG ISRA MI'RAJ


Bulan Rabiul Awal adalah bulan yang penuh cahaya. Di bulan inilah, 14 abad yang lalu, lahir seorang manusia agung, pembawa rahmat bagi seluruh alam, Nabi Besar Muhammad SAW. Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk kembali mencintai, mengenal, dan meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi kita keluarga besar madrasah.

‎Salah satu peristiwa paling agung dalam perjalanan hidup Rasulullah yang patut kita renungkan di momen Maulid ini adalah Isra Mi'raj.

‎‎Apa itu Isra Mi'raj?

‎‎Isra Mi'raj adalah dua perjalanan yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dalam satu malam atas kehendak Allah SWT.

‎‎Isra adalah perjalanan dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina. Mi'raj adalah perjalanan naik dari Masjidil Aqsa menembus tujuh lapis langit hingga ke Sidratul Muntaha untuk bertemu langsung dengan Allah SWT.

‎‎Peristiwa ini diabadikan Allah dalam Al-Qur'an:

‎‎"Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami."_ (QS. Al-Isra: 1)

‎Perintah Shalat 5 Waktu

‎Di tengah perjalanan Mi'raj yang penuh keajaiban, Rasulullah menerima perintah langsung dari Allah tanpa perantara Malaikat Jibril, yaitu perintah shalat lima waktu. Awalnya 50 waktu, atas negosiasi dan kasih sayang Rasulullah kepada umatnya, diringankan menjadi 5 waktu, namun pahalanya tetap seperti 50 waktu.

‎‎Inilah yang menjadi inti peringatan kita. Jika Maulid adalah peringatan kelahirannya, maka Isra Mi'raj adalah bukti kemuliaannya dan hadiah terbesarnya untuk kita.

‎Hikmah Isra Mi'raj untuk Pelajar MTs

‎Sebagai siswa madrasah di era digital ini, apa yang bisa kita teladani?

‎1. Shalat adalah Kunci Kesuksesan,melatih disiplin, fokus, dan ketenangan jiwa, yang sangat dibutuhkan untuk belajar dan berkompetisi.

‎‎2. Ilmu dan Iman Harus Sejalan - Madrasah Bermutu Mendunia

‎Perjalanan Isra dari Makkah ke Palestina dan naik ke langit menunjukkan betapa luasnya ilmu Allah. Islam tidak pernah memisahkan ilmu agama dan ilmu umum. Jadilah pelajar yang cerdas intelektualnya, tapi juga kuat spiritualnya.

‎3. Tetap Teguh di Masa Sulit

‎Isra Mi'raj terjadi di tahun kesedihan (Amul Huzni), saat Rasulullah ditinggal wafat oleh istri dan paman tercintanya, serta dihina di Thaif. Allah hibur Rasulullah dengan perjalanan agung ini. Pelajarannya untuk kita: ketika kita sedang sulit dalam belajar, gagal dalam lomba, atau ada masalah, jangan putus asa. Dekatkan diri kepada Allah, maka pertolongan akan datang.

‎Penutup

‎Maulid Nabi adalah tentang cinta. Isra Mi'raj adalah tentang ketaatan.

‎Mari kita buktikan cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW bukan hanya dengan memasang spanduk "Selamat Maulid Nabi", tetapi dengan memperbaiki shalat kita, memperbaiki akhlak kita kepada guru dan orang tua, dan semangat menuntut ilmu.*Cahyono Gorang 

‎

‎Sumber Foto : Humas MTs Dulolong 

Posting Komentar

0 Komentar